Hanya sebuah rumah dengan kebun yang luas

Aku membayangkan suatu saat nanti aku punya rumah. Gak usah gedhe-gedhe, paling bangunan 70 m persegi cukup. Kebunnya yang luas. Rencanaku sih kebunnya bisa buat menanam: jagung, ketela, sayur mayur, buah-buahan (mungkin mangga atau pepaya), ada kolam ikan, tempat ternak. Intinya bisa memenuhi kebutuhan hidup beberapa orang.

Yah... mungkin seperti ini. Tapi lebih banyak tanaman makanannya
Yah… mungkin seperti ini. Tapi lebih banyak tanaman makanannya

Kenapa aku ingin ada banyak tanaman dan hewan ternak dan ikan dan buah dan pokoknya yang bisa jadi sumber makanan?

Alasannya, aku memprediksi kekurangan sumber makanan di masa depan. Bukan, bukan karena mahal (ya.. memang harganya nanti jadi makin mahal sih), tapi lebih karena banyaknya manusia yang perlu mencari makan. Daripada susah mencari makanan, mending membuat sendiri kan?

Sebenarnya sudah ada beberapa inovasi bidang pangan yang memungkinkan lebih banyak (sumber) makanan (tumbuhan) untuk diproduksi. Contohnya “vertical farming”. Yah… mungkin beberapa tahun lagi bisa sih. Lebih baik jaga-jaga kan?

Contoh (prediksi) vertical farming, ditanam bersama gedung
Contoh (prediksi) vertical farming, ditanam bersama gedung

Energi juga. Energi semakin mahal. Tidak hanya mahal dari segi biaya, tetapi juga dari segi lingkungan. Untungnya sekarang juga dikembangkan inovasi-inovasi sumber energi terbarukan, seperti dari sinar matahari, angin, gelombang laut, angin, dll.

Yah…. mungkin untuk skala rumah bisa dibuat micro hydro atau turbin kecil. Turbin, hmm… banyak orang berkata turbin angin membuat burung punah. Memang ada banyak kasus kematian burung (karena menabrak baling-baling). Tetapi tidak, menurut Sibley Guides, penyebab nomor 1 kematian burung adalah kaca jendela. Jadi burungnya terbang dengan cepat karena melihat pantulan di kaca jendela dan…. begitulah

Contoh turbin angin model baru
Contoh turbin angin model baru

Artikel lengkap bisa di baca di “89-Year-Old Man Develops Bladeless Bird-Friendly Wind Turbine“. Artikel lama sih, 2012 lalu.

Juga perlu pengolahan air mandiri. Kan, sumber air tawar semakin berkurang kan? Dan hujan semakin tidak menentu, dan rencananya rumahku tidak dekat pantai (meski mungkin dekat sungai sih). Mungkin nanti desainnya seperti ini.

Household WWTP (Waste Water Treatment Plant)
Household WWTP (Waste Water Treatment Plant)

Hah…. aku mulai kehabisan ide. Oke sementara sekian dulu. Ada hal lain yang harus dilakukan.

Siyuu 😀

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s